Forum Pembinaan Tenaga Pendidik POLRI Tahun 2011 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Balikpapan

Forum Pembinaan Tenaga Pendidik POLRI Tahun 2011 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Balikpapan

Forum Pembinaan Tenaga Pendidik POLRI pada Tahun 2011 di sekolah Polisi Negara (SPN) Balikpapan diselenggarakan pada tanggal 21 Juni 2011. Bertindak sebagai salah satu Nara Sumber adalah Kepala PKP2A III LAN Samarinda dan dalam kesempatan tersebut Kepala PKP2A III LAN Samarinda membacakan Kata Sambutannya Dalam Acara pembukaan Diklat SPN:

Kepala PKP2A III LAN dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan Forum Pembinaan Tenaga Pendidik POLRI merupakan implementasi dari Nota Kesepahaman antara Kepolisian Republik Indonesia dengan Lembaga Administrasi Negara RI Nomor Pol : B/34/VII/2009 dan Nomor : 670/IX/6/8/2009 tanggal 14 Juli 2009. Nota Kesepahaman tersebut ditandatangani oleh KAPOLRI, Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, dan Kepala LAN RI, Dr. Asmawi Rewansyah, M.Sc, di Jakarta, dan berlaku hingga tahun 2014.


Kepala PKP2A III LAN, Ibu Dr. Meiliana, SE. MM., bersama peserta Forum Pembinaan Tenaga Pendidik POLRI
di Sekolah Polisi Negara (SPN) Balikpapan pada tanggal 21 Juni 2011

Polri memiliki lembaga pendidikan beserta tenaga pendidiknya yang memiliki tugas mencetak peserta didik menjadi pelayan dan pelindung masyarakat. Tugas yang diemban anggota POLRI bukanlah tugas yang ringan, karena mencermati kondisi sosial yang berkembang belakangan ini dimana tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan semakin tinggi, di sisi lain tantangan yang harus dihadapi oleh jajaran Kepolisian juga semakin meningkat. Kualitas kriminal semakin meningkat, dari menggunakan senjata konvensional kini sudah bergeser menggunakan senjata modern dan canggih. Oleh karena itu diperlukan upaya peningkatan kompetensi anggota POLRI secara terus-menerus seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kondisi tersebut harus diantisipasi oleh para pendidik POLRI yang dalam lingkungan PNS, pendidik, pengajar dan pelatih pegawai negeri disebut dengan istilah Widyaiswara.

Institusi Kepolisian senantiasa tidak pernah lepas dari sorotan masyarakat karena tugas yang diemban institusi ini berkaitan langsung dengan masyarakat, yaitu melindungi dan melayani masyarakat. Masyarakat sangat berharap besar kepada POLRI dalam rangka memberikan pelayanan publik yang terbaik, yaitu pelayanan yang cepat, mudah dan murah, yang  dapat dilakukan melalui perbaikan organisasi, perbaikan proses kerja dan perbaikan personel. Berbagai strategi dan peningkatan kompetensi juga diperlukan bagi para pendidik dalam rangka mengantisipasi segala perkembangan di masyarakat. Untuk itu dalam kesempatan ini perlu berbagi pengetahuan dan keterampilan dengan menyelenggarakan Forum Pembinaan Tenaga Pendidik POLRI dengan mengambil tema: Strategi dan Akselerasi Perubahan Mind Set dan Culture Set POLRI Guna Terselenggaranya Pelayanan Prima dalam Rangka Pencitraan POLRI. Tema ini diambil dengan maksud untuk memberikan bekal kepada para pendidik POLRI tentang berbagai strategi dan percepatan perubahan terkait dengan paradigma dan kebiasaan yang berlaku, sehingga paradigma dari proses revitalisasi POLRI adalah sikap yang melayani, proaktif, transparan dan akuntabel, yang selanjutnya dapat mendorong terwujudnya pelayanan prima sehingga tercipta pencitraan POLRI yang mengayomi dan melindungi masyarakat.

Dalam kesempatan ini pula Kepala PKP2A III LAN mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Kalimantan Timur atas kepercayaan dan kerjasama yang telah terjalin antara Polda Kalimantan Timur dengan PKP2A III LAN sehingga kegiatan ini bisa dilakukan di SPN Balikpapan. Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan yang seluruhnya dibiayai oleh DIPA PKP2A III LAN Tahun Anggaran 2011 dan pada tahun 2012 yang akan datang PKP2A III LAN juga telah mengalokasikan dana untuk melaksanakan lokakarya pengembangan kapasitas kepemimpinan POLRI di Kalimantan Timur. Diharapkan ke depan kerjasama yang baik tersebut bisa terus dibina dan ditingkatkan frekuensi dan kualitasnya, karena apa yang dilakukan ini merupakan usaha untuk terus menerus menciptakan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas SDM Aparatur, yang muaranya adalah peningkatan kualitas pelayanan publik.

Share this post