Kepala PKP2A III LAN Sampaikan Hasil Seleksi Kompetensi Jabatan Struktural Kepada Wali Kota Samarinda: Beberapa Jabatan Dilelang Lagi

Kepala PKP2A III LAN Sampaikan Hasil Seleksi Kompetensi Jabatan Struktural Kepada Wali Kota Samarinda: Beberapa Jabatan Dilelang Lagi

Pejabat yang mengisi jabatan struktural harus berkualitas. Untuk mendapatkannya, telah diadakan seleksi kompetensi promosi terbuka bagi sederet jabatan struktural eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda. Kemarin (19/2), Kepala PKP2A III LAN Meiliana menyampaikan hasil seleksi kepada Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang. Rencananya, hasil tersebut diumumkan di depan kepala SKPD dan para pegawai saat apel, pagi ini, Rabu (20/2). ”Tujuannya agar para pejabat mengetahui sejauh mana kemampuan stafnya menduduki jabatan struktural,” kata Syaharie didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Samarinda Suryawan Atmaja.

Dirinya menjelaskan mekanisme mutasi atau penempatan pejabat. Melalui uji kompetensi, sebanyak 17 jabatan di 17 instansi Pemerintah Kota Samarinda dilelang. Langkah ini bukti penempatan jabatan sama sekali tidak ditunggangi kepentingan politik Kepala Daerah. ”Tidak ada stigma kedekatan dengan kepala daerah atau pejabat titipan. Penempatan PNS dalam sebuah jabatan harus berdasar profesionalisme sesuai kompetensi mereka,” tegasnya.

Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang, Menerima Hasil Seleksi dari Kepala PKP2A III LAN, Meiliana.

Dijelaskan, dari seleksi beberapa waktu lalu oleh PKP2A III LAN, ada beberapa pegawai yang belum lolos untuk mengisi beberapa jabatan. ”Nilainya masih kurang memuaskan. Saya meminta kepala BKD membuka kembali lelang jabatan atau seleksi promosi terbuka pada April bagi pegawai sesuai kepangkatan,” pinta Wali Kota.

Terpisah, Kepala PKP2A III LAN Meiliana menyebutkan, langkah Pemerintah Kota mengadakan seleksi kompetensi promosi terbuka adalah hal tepat. Dengan menggandeng PKP2A III LAN, diperoleh kader birokrasi yang berkualitas baik. “Saat uji kompetensi, kami selalu menantang kesanggupan mereka. Kesanggupan memenuhi target waktu melakukan perubahan bila sudah menempati jabatan,” urainya.(hms5/fel/k3)

Sumber: Kaltim Post, 20 Februari 2013

Share this post