PKP2A III LAN Kembali Akan Gelar JIK

PKP2A III LAN Kembali Akan Gelar JIK

Marimar : Tujuan Mulianya Mengubah Cara Pandang Pengelolaan Kalimantan

SAMARINDA – Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur III Lembaga Administrasi Negara (PKP2A III LAN) akan kembali menggelar ajang prestisius Jambore Inovasi Kalimantan (JIK). Ajang berkumpulnya inovator se Kalimantan untuk mempromosikan dan mendiseminasikan hasil alumni diklat di wilayah Kalimantan (JIK 2017) tersebut rencananya diselenggarakan di Provinsi Kalimantan Selatan, 2 – 6 Agustus 2017.

Kepala PKP2A III LAN Samarinda, Mariman Darto menyebut JIK merupakan even tahunan yang dirancang untuk mendesiminasikan berbagai inovasi pelayanan publik sebagai bukti kehadiran pemerintah untuk masyarakat.

Melalui penyajian inovasi administrasi negara dan pelayanan publik yang terbaik, JIK ingin menunjukan bahwa semua unsur ASN di Kalimantan terus berupaya meningkatkan kualitas publik yang semakin prima.

“Tujuan mulianya mengubah cara pandang pengelolaan Kalimantan. Boleh dibilang ini sebagai gagasan cerdas agar ada percepatan transformasi dari sebelumnya dibangun melalui kekuatan natural resources (kekayaan SDA) menjadi Kalimantan berkemajuan yang dibangun dengan soft competency (kemampuan atau keahlian),” kata Mariman Darto saat memberikan keterangan pers, di Kantor PKP2A III LAN Samarinda, Jumat (21/7).

Menurutnya, ada tiga faktor yang dibutuhkan untuk menunjang soft competency menjadi modal memajukan daerah, yakni inovasi, jaringan, dan teknologi.

Akan tetapi yang terpenting inovasi. Melalui karya-karya inovatif masyarakat, diyakini Kalimantan akan menjadi pusat peradaban baru yang tumbuh dan maju sejajar dengan daerah atau kawasan lain yang lebih maju.

Sayangnya, tradisi membangun budaya berinovasi belum terbangun dengan baik. Karenanya kegiatan JIK diharap menjadi media menyuarakan tradisi membangun budaya berinovasi.

“Melalui JIK juga akan mendorong lahirnya semangat kreatifitas, inovasi, dan entrepreneurship di Kalimantan. Pada akhirnya JIK menjadi ajang bertemunya para innovator pelayanan publik untuk saling berbagi, berkolaborasi, dan saling mereplikasi dan mendiseminkasikan ide-ide kreatif da inovatif,” sebutnya.

JIK akan mempresentasikan dan mendokumentasikan inovasi-inovasi terbaik yang dilakukan baik oleh alumni diklat kepemimpinan, maupun oleh aparatur pemerintah lainnya. JIK dirancang untuk menjadi even tahunan pemberian penghargaan Borneo Innovatioan Award, Talk Show Inovasi, dan pameran inovasi pelayanan publik di Kalimantan.

“Semangat JIK diharapkan menjadi instrument kunci perubahan menjadi Kalimantan yang berbeda karena menjadikan inovasi sebagai kunci atas semua permasalahan yang ada. Menjadikan inovasi sebagai aktifitas dan paradigm baru hingga akhirnya mencapai Kalimantan yang terdepan dalam kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” sambungnya.

Selain itu, program ini diharapkan dapat mendorong ketersediaan forum dan even penguatan jejaring kerja inovasi di wilayah Kalimantan yang akan meningkatkan penghargaan publik terhadap inovasi-inovasi yang terus dilakukan alumni diklat kepemimpinan.

Rangkaian JIK 2017 didahului oleh pelaksanaan SINOPADIK (Kompetisi Inovasi Pasca Diklat Kepemimpinan) bagi alumni Diklat PIM Tk III dan IV di wilayah Kalimantan yang telah berjalan sejak Januari 2017 hingga penetapan finalis utama pada saat puncak JIK pada 4 Agustus 2017.(diskominfo kaltim/arf)

Share this post