Bedah Jurnal seri 2 Tahun 2017 “ Methodology Research Mengenal Mixed Quantitative-Qualitative “

Bedah Jurnal seri 2 Tahun 2017 “ Methodology Research Mengenal Mixed Quantitative-Qualitative “

Semangat menulis tidak akan pernah berhenti di sampaikan oleh pengelola Jurnal Borneo Administrator (JBA). Sebagai sebuah jurnal ilmiah berkala di bidang administrasi negara, JBA akan selalu memberikan ruang pubikasi bagi para penulis  untuk terus berkarya dengan artikel – artikel yang dimuat di JBA. Sebagai bentuk kepedulian JBA terhadap peningkatan kompetensi menulis, pengelola JBA yang berada dalam naungan Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur III Lembaga Administrasi Negara kembali menyelenggarakan Bedah Jurnal seri 2 Tahun 2017. Kegiatan berlangsung di ruang kelas pada hari Senin, 27 Nopember 2017 dengan tema “ Methodology Research Mengenal Mixed Quantitative-Qualitative “. Sebagai narasumber adalah Prof Dr. Nur Fitriah, M.S yang merupakan Wakil Dekan II Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Mulawarman dan juga merupakan mitra bestari JBA. Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 orang yang terdiri dari penulis, peneliti, widyaiswara dan dosen. Pada penyelenggaraan Bedah Jurnal seri 2 Tahun 2017, penyelenggara memberikan nuansa kelas yang berbeda dengan Bedah Jurnal sebelumnya.  Dengan ini diharapkan peserta dapat menyerap ilmu yang disampaikan oleh narasumber.

Penyelenggaraan Bedah Jurnal seri 2 Tahun 2017 sedikit berbeda karena fokusnya adalah  mengulas Methodology Research Mixed Quantitative-Qualitative. Metode ini telah banyak dikenal didunia penelitian karena mengkolaborasi metode kualitatif dan kuantitatif. Dalam sambutannya, Husain, S.Sos sebagai Sekretaris Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur III Lembaga Administrasi Negara menyampaikan “ Kita sangat berharap, kegiatan Bedah Jurnal seri 2 Tahun 2017 dapat menjelaskan metodologi penelitian yang nantinya memberikan kontribusi kepada penulis dan meningkatkan kapasitas JBA dalam mengelola artikel yang masuk di redaksi “. Keberadaan JBA tidak akan terlepas dari kontribusi penulis dan artikel yang masuk keredaksi JBA. Berusaha memberikan informasi terbaru dalam hal metodologi penelitian adalah bagian yang tidak terpisahkan dari peran pengelola JBA untuk dapat berbagi pengetahuan kepada penulis. Sehingga nantinya dapat meningkatkan kapasitas penulis dan pengelola JBA.

Kampanye JBA juga disampaikan oleh Andi Wahyudi, sebagai salah satu dari redaksi JBA. Dalam pemaparannya, disampaikan “ penyelenggaraan Bedah Jurnal seri 2 Tahun 2017 adalah untuk refresh dan recharge tentang teori – teori yang sebagaian dari kita telah mempelajari, terutama selama ini yang kita ketahui adalah metode kualitatif atau kuantitatif dan hampir tidak pernah kita menggunakan mix method dalam penelitian “. Hal ini menjadi menarik untuk diulas karena mixed method sudah cukup banyak diketahui dan dipelajari namun belum banyak diimplementasikan dalam dunia penelitian.

Prof. Dr. Nur Fitriah, M.S sangat senang dengan adanya kegiatan Bedah Jurnal seri 2 Tahun 2017. Beliau menyampaikan “ Mixed Method mejadi menarik karena manfaatnya luas bagi penelitian sosial dan juga menjadikan nilai yang strategis sehingga banyak juga yang tertarik dengan metode ini “. Keberadaan mixed method menjadi menarik dikarenakan (1) Relatif sedikit ruang yang diberikan kepada masalah ini dalam buku-buku metodolasi (2) Relatif  sedikit studi  yang menggunakan metode ini yang secara eksplisit mendiskusikan implikasi – implikasi metodolosis (3) Di kalangan sponsor mulai tertarik  dengan metode ini (4) Ilmuwan Sosial menjadikan sebagai metode penelitian yang bernilai strategis.

Cukup panjang dan jelas terkait materi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Nur Fitriah, M.S, namun tidak menyurutkan semangat peserta untuk tetap memberikan perhatian pada sesi pemaparan narasumber. Beberapa candaan dari narasumber cukup mengurangi ketegangan peserta yang sangat serius menerima materi mixed method. Sehinga pertanyaan pun disampaikan oleh peserta yang masih penasaran konsep mixed method  dan bagaimana mengaplikasikannya. Diakhir acara menjadi lebih ramah dengan berfoto bersama nasarumber yang sudah sangat terkenal di Universitas Mulawarman. Semoga Pengelola Jurnal Borneo Administrator dapat terus menyelengarakan “ Bedah Jurnal “ dan dapat menginspirasi setiap orang untuk terus menulis di jurnal ilmiah. (WLA)

Share this post