Selamat datang di website Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur III Lembaga Administrasi Negara    Ā 

Bimtek Penyusunan SOP Administrasi Pemerintahan di Lingkungan Pemprov Kaltim

Dibuat : 14 Jul 2011
Kalimantan Timur menjadi pilot project penerapan Reformasi Birokrasi (RB) di level pemerintah daerah. Dalam rangka penerapan RB tersebut, berbagai persiapan harus segera dilakukan, di antaranya adalah penyiapan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam RB. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bekerjasama dengan PKP2A III LAN berupaya memperkenalkan Standart Operating Procedure Administrasi Pemerintahan (SOP AP), salah satu dokumen yang diperlukan dalam penerapan RB, kepada para pegawai di lingkungan Pemprov Kaltim.

Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan SOP AP secara singkat selama 2 hari, mulai 13-14 Juli 2011, bertempat di Kantor PKP2A III LAN, Jl. H.M. Ardans, SH (Ring Road III) Samarinda. Bimtek dibuka oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Pemprov Kaltim, Prof. Dr. H.M. Aswin, MM., yang mewakili dan sekaligus membacakan sambutan Gubernur Kaltim. Sekitar 20 pegawai dari berbagai SKPD di lingkungan Pemprov Kaltim hadir sebagai peserta dalam kegiatan ini.

Suasana Bimtek Penyusunan SOP Administrasi Pemerintahan di PKP2A III LAN

H.M. Aswin dalam sambutannya mengatakan bahwa SOP sangat diperlukan dalam proses penyelenggaraan pemerintahan. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari pun sebenarnya diperlukan SOP, sehingga akan melatih diri untuk hidup disiplin dan teratur. Misalnya dimulai dari bangun pagi, suami mengerjakan apa, istrinya mengerjakan apa sehingga semua kegiatan bisa berjalan sesuai standar yang semestinya.

SOP AP yang telah disusun hendaknya dilaksanakan secara konsisten oleh semua pihak yang terkait mulai dari pegawai yang paling rendah hingga pimpinan tertinggi sebagai acuan dalam pelaksanaan kerja. Hal ini sesuai dengan prinsip pelaksanaan SOP AP sebagaimana tertuang dalam Permenpan No. PER/21/M/PAN/11/2008 tentang Pedoman Penyusunan SOP Administrasi Pemerintahan yaitu konsisten, komitmen, perbaikan berkelanjutan, mengikat, seluruh unsur memiliki peran penting, dan terdokumentasi dengan baik.

Konsisten, bahwa SOP tersebut harus dilaksanakan secara konsisten dari waktu ke waktu oleh semua pegawai di organisasi pemerintahan. Komitmen, bahwa SOP harus dilaksanakan dengan komitmen penuh dari seluruh jajaran organisasi dari level paling rendah sampai tertinggi. Perbaikan berkelanjutan, bahwa SOP harus terbuka terhadap penyempurnaan seiring perubahan lingkungan organisasi maupun kebijakan untuk memperoleh prosedur yang efisien dan efektif. Mengikat, bahwa SOP bersifat mengikat para pelaksana dalam melaksanakan tugasnya sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Seluruh unsur memiliki peran penting, bahwa semua pegawai yang terlibat dalam tugas/kegiatan harus mengacu kepada SOP karena bila ada salah satu yang tidak melaksanakan SOP maka akan menggangu keseluruhan proses. Dan SOP harus terdkumentasi dengan baik, sehingga bisa dijadikan acuan bagi semua pegawai dan pejabat walaupun terjadi pergantian pejabat.

Kegiatan Bimtek ini merupakan tahapan awal untuk mengenalkan SOP AP kepada para pejabat dari berbagai Dinas, Badan dan Kantor di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim, yang nantinya diharapkan bisa ditindaklanjuti dengan kegiatan sejenis kepada masing-masing SKPD secara lebih lengkap. Kemudian para pegawai yang telah mengikuti Bimtek Penyusunan SOP AP diharapkan bisa menjadi motor penggerak dan tenaga teknis penyusunan SOP AP di masing-masing SKPD.* (Andi Wahyudi)


Opini

Wilayah Perbatasan Merakit Bom Waktu

Perhatian pada wilayah startegis kembali surut dalam gejolak politik dalam negeri. Memang pamor permasalahan wilayah perbatasan kalah mentereng dibandingkan dengan gejolak politik yang sedang terjadi. Namun tidak bisa diabaikan begitu saja, permasalahan W ...Selanjutnya

Urgensitas Informasi Dalam Pelayanan Publik

Suatu ketika, pernyataan seorang pengunjung cukup mengejutkan di sebuah warung nasi pecel yang baru pertama kali didatangnya. Pengunjung itu menyatakan tidak puas dengan pelayanan yang diberikan pemilik warung pecel itu karena nasi kuning pesanannya tidak ...Selanjutnya


Jurnal